Masihkah namaku terlukis di tiap desah nafasmu yang indah?
Masihkah ku menjadi embun penyejuk luka rindumu yang masih menganga?
Aku masih di sini!
Bertemakan hujan.
Menggengam semua harapan yang dulu kita impikan.
Ku akan tetap bertahan
Tak perduli kilat dan halilintar menyambar
Dalam telaga cinta dan kasih sayang
Yang dulu kita gali siang dan malam
Hingga tetes darah terakhir
Dari sumsum tulang rusukku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar