Senin, 01 Juli 2013

SEMOGA KAU PUN BAHAGIA

3 tahun lalu dimana ada seorang gadis bernama Dian, dia seorang gadis yang benar-benar sempurna buat saya, dari segi apapun apalagi sifatnya yang benar-benar membuat saya nyaman ketika ada di dekatnya.
      organisasi intra sekolah (Osis) yang mempertemukan saya dengan dia, awalnya selama di OSIS saya dan dian tidak pernah di pertemukan, apalagi ngobrol berdua ya wajarlah dulu saya berada di sekbid(seksi bidang) 1, sedangkan dia di sekbid 3,
      singkat cerita saya dan dian sudah naik ke kelas 2 SMK, nah disinilah kami mulai saling mengenal dari kesepahaman kita ada yang tidak beres dalam organisasi yang kita naungi ini. berawal dari perdebatan yang dia selalu muncul dalam perdebatan membahas SerTiJab(serah terima jabatan) yang dimana waktu itu ingin di terlebih dahulukan dari LDKS(latihan dasar kepemimpinan siswa) dan keluar dari aturan yang sudah berlaku. sampai akhirnya sayapun ikut muncul dalam perdebatan itu sampai sampai kita saling mendukun argumen yang saling kita ucapkan kepada pemimpin rapat waktu itu. ya walaupun hasil akhir tetap kita kalah.... ironis benar, tapi saya dan dian tetap pada pendapat kita.
       dan pada akhirnya setelah rapat selesai dia memanggil saya " Dimas...??" sayapun menjawab "iya..., ada apa dian??". diapun menjelaskan apa isi hatinya tenatang hasil rapat tadi " dim, kita harus melawan... organisasi ini tidak boleh di biarkan hancur seperti ini, tidak ada demokrasi-demokrasinya dim, pokoknya kita harus melawan", itulah yang di katakan Dian, saya pun terdiam dan mulai berpikir sampai akhirnya saya punya pemikiran, "oh iya... gimana kalau kita buat Partai, dimana kita kumpulkan orang-orang Organisatoris yang sependapat dengan pandapat kita ini, apalagi tentang MPK(majelis permusyawaratan kelas) dengan Osis sendiri yang sudah hampir 3 tahun ini kan kata para senior tak pernah akur, bagaimana??" dengan simple dianpun menjawab "siip..., besok kita rapat dulu berdua!! ini no. telpn aku dim!!", " ok, iya makasih"
      hari berganti akhirnya sayapun mulai sms Dian "An, kamu dimana? jadi gak rapat partai? -Dimas-", tak lama kemudian dian memanggil saya dari kejauhan "Dim, sini!!!", terlihat Dian membawa seorang temannya sayapunlangsung jalan ke tempat Dian " jadi kah??", "jadi donk, oh iya kenalin ini Yuli, dia sependapat dengan kita Dim!"

Sabtu, 29 Juni 2013

My Life Just For You Too

namaku Putri, sudah hampir 13 tahun lamanya aku tidak bertemu dengan sang pujaan hatiku yaitu Aldi. Umurku sekarang 30 tahun aku bukannya tidak mau menikah tetapi setiap detik,  menit, jam, hari, minggu bahkan tahun ku. aku selalu teringat padanya.

            ya aku ingat saat itu umurku baru 17 tahun tepatnya aku baru klas 2 SMA, aku berkenalan dengannya lewat sahabatku Ririn, Ririn menpertemukan aku dengan Aldi di pesta ulangtahunya yang ke 17, Dimulai dari berjabat tangan saja aku sudah merasakan bahwa aku dan dia emang saling suka, dan beberapa hari kemudian Aldi pun menembakku.

            2bulan sudah aku dan Aldi berpacaran, hubungan aku dengannya sungguh romantis, indah seakan tak terpisahkan. Hingga suatu hari ada masalah menimpa hubungan kami, yaitu Aldi harus pindah keluar negeri bersama keluarganya yang mendapatkan hadiah dari Negara adidaya(Amrik) untuk menjadi warnga negaranya, semua keluarganya tidak menolak kecuali Aldi, tapi harus bagaiman lagi Aldi takmungkin hidup di sini sendiri dan diapun memutuskan untuk pergi tapi dengan memberikan SATU JANJI yaitu “ putri aku pasti akan kembali suatu saat nanti untuk menikahimu, aku janji padamu, karena aku sungguh mencintaimu, sunguh ” akupun hanya bisa melepasnya dia pergi dengan berat.

pagi itu kira-kira jam 8 di bandara, sungguh aku baru merasakan hal seperti ini dan aku melihat Aldi mendekatiku dan langsung memelukku sangat erat, sunguh erat sehingga aku mengerti bahwa dia benar-benar akan menjaga hubunganku dengannya sampai dia kembali untuk menikahiku, dan dia pun mulai melepas pelukanku dan melepas tangannya dan mengucapkan “ I love you Putri ” akupun hanya mampu terdiam dan memandanginya dengan air mataku sebagai saksi perpisahan itu.

 2bulan sudah aku di tingalkannya pergi, aku baru mendapat surat darinya yang pertama kalinya, dimalam itu aku membacanya ” cinta, apakabarmu disana? Aku disini sungguh merindukanmu, aku sungguh ingin kembali kesana, aku benar-benar  merindukanmu, aku rindu akan canda-canda yang selalu menghiburku, Apakah kamu juga merasakan apa yang aku rasa saat ini? My life just for you, I love you Putri ”. Ya malam itu bagiku sangat melegakan hatiku karna dia masih mencintaiku, Dan aku balas juga suratnya “ kabarku disini sunguh baik sayang, aku juga sungguh merindukanmu, ya aku disini akan senantiasa menantimu sayang, Karena aku juga sungguh mencintaimu. sungguh. ” ya seperi itulah surat yang diberikannya bahkan setiap 2bulan sekali dia mengirim surat untukku.


4tahun sudah, 21 umurku, aku sekarang sudah kerja di perkantoran di Jakarta, cintaku pada Aldi sunnguh tidak terpisahkan aku masih tetap bertahan dengannya dan dia pun sama. dan akhirnya dia mengirim surat untukku yangke 25 kalinya yang berisi “ cinta, bagaimana kabarmu di sana? Waaah kayanya tak lama lagi aku akan menikahimu nih, aku sudah bekerja disini sebagai direktur berusahaan besar cinta, aku sungguh senang, dan tahun depan aku akan pulang kampungnih, ahahahaaa… aku yakin kamu juga pasti bahagia kan? Tunggu aku ya, aku pasti menikahimu!!! My life just for you, I love you Putri. aku sunguh  senang sekali waktu membaca surat itu, dan tentunya aku membalas nya “ kabarku sungguh senang sayang mendengar bahwa kamu akan kembali dan menikahiku, oh iya aku juga sudah bekerja di perkantoran sayang, aku akan selalu menunggumu. Cepat-cepat ya… aku benar-benar merindukanmu ” begitulah balasanku dengan sunguh senang.

2tahun kemudian, kenapa ini? Kenapa? Sudah dua tahun dia tidak mengirimku surat, yang biasanya 2bulan sekali, dan kenapa dia tidak pulang juga, kusurati dia tapi dia tak pernah membalas suratku, apa dia sudah menikah disana? Aku stress memikirkan nya sampai akhirnya aku tetap bertahan.

 Hari itu, dipagi yang cerah itu saat aku masih tertidur suara bel terus menerus berbunyi, sungguh tidak disangka-sangka aku membuka pintu dengan penuh kejutan, Ya disana berdiri seorang perempuan, ya namanya Lisa dia adalah kakak Aldi. Dia bilang “ mungkin ini sungguh tidak adil untuk hidupmu, tapi kamu harus menerimanya, ikutlah bersamaku untuk melihat dia sekarang!!!” itulah yang dikatakan Lisa, dan aku hanya bisa mengangguk-angguk saja, sesampainya di Amerika, aku benar-benar harus menerimanya, mungkin inilah akhir kisah cintaku, aku terbujur kaku dan memeluk batu Nisan yang telah menjadi saksi kematiannya, Sungguh menyakitkan diriku, “ Putri ini yang dia tulis untukmu ” kak Lisa memberikan surat yang ditulis oleh kekasihku sebelum kekasih ku pergi. Aku membacanya penuh airmata “ cinta, bagaimana kabarmu disana? Aku sungguh merindukanmu, tapi aku harap kamu tidak bertanya tentang kabarku ini, maafkan aku, aku sudah tidak kuat menahan penyakitku yang telah bersarang dari dulu, maafkan aku, maaf maaf mungkin hanya itu yang menjadi kata terakhirku, Dan jangan pernah kamu anggap aku sudah tak cinta lagi padamu, karena disana aku akan selalu bersamamamu selamanya, karena MY LIFE JUST FOR YOU, I LOVE YOU Putri”. Sambil airmata membasahi pipiku, sambil aku peluk erat batu Nisan yang menjadi saksi matimu, aku ucapkan “ MY LIFE JUST FOR YOU TOO, I LOVE YOU TOO Aldi ”

mungkin itulah kisah perjalanan cintaku ku, aku sekarang sudah mempunyai dua anak angkat ku, dan sampai detik ini aku masih mempertahankan hubunganku, karena aku yakin dia selalu di sisiku.

creation: Qobulludin             twitter: @qobulludin

Senin, 17 Juni 2013

gak pake buku lagi

ahahaha blog baru :D
ya setidaknya gua gak perlu beli 3buku harian setiap bulan :D
ahaha.... 3 buku setiap bulan?? yaaa itulah gua, bayak banget cerita dalam keseharian gua. dimulai dari persahabatan, teman, samapai masalah cinta gua tulis.... gatau deh manfaatnya apa!!!

yaa yang pasti buat bulan ini gua ngirit 15rb, kebetulan harga satu buku itu 5br.... hasil nawar juga sih.. :D

mbuh