namaku Putri, sudah hampir 13
tahun lamanya aku tidak bertemu dengan sang pujaan hatiku yaitu Aldi. Umurku
sekarang 30 tahun aku bukannya tidak mau menikah tetapi setiap detik,
menit, jam, hari, minggu bahkan tahun ku. aku selalu teringat padanya.
ya
aku ingat saat itu umurku baru 17 tahun tepatnya aku baru klas 2 SMA, aku
berkenalan dengannya lewat sahabatku Ririn, Ririn menpertemukan aku dengan Aldi
di pesta ulangtahunya yang ke 17, Dimulai dari berjabat tangan saja aku sudah
merasakan bahwa aku dan dia emang saling suka, dan beberapa hari kemudian Aldi
pun menembakku.
2bulan
sudah aku dan Aldi berpacaran, hubungan aku dengannya sungguh romantis, indah
seakan tak terpisahkan. Hingga suatu hari ada masalah menimpa hubungan kami, yaitu
Aldi harus pindah keluar negeri bersama keluarganya yang mendapatkan hadiah
dari Negara adidaya(Amrik) untuk menjadi warnga negaranya, semua keluarganya
tidak menolak kecuali Aldi, tapi harus bagaiman lagi Aldi takmungkin hidup di
sini sendiri dan diapun memutuskan untuk pergi tapi dengan memberikan SATU
JANJI yaitu “ putri aku pasti akan kembali suatu saat nanti untuk menikahimu,
aku janji padamu, karena aku sungguh mencintaimu, sunguh ” akupun hanya bisa
melepasnya dia pergi dengan berat.
pagi itu kira-kira jam 8 di
bandara, sungguh aku baru merasakan hal seperti ini dan aku melihat Aldi
mendekatiku dan langsung memelukku sangat erat, sunguh erat sehingga aku
mengerti bahwa dia benar-benar akan menjaga hubunganku dengannya sampai dia
kembali untuk menikahiku, dan dia pun mulai melepas pelukanku dan melepas tangannya
dan mengucapkan “ I love you Putri ” akupun hanya mampu terdiam dan memandanginya
dengan air mataku sebagai saksi perpisahan itu.
2bulan sudah aku di
tingalkannya pergi, aku baru mendapat surat darinya yang pertama kalinya,
dimalam itu aku membacanya ” cinta, apakabarmu disana? Aku disini sungguh
merindukanmu, aku sungguh ingin kembali kesana, aku benar-benar
merindukanmu, aku rindu akan canda-canda yang selalu menghiburku, Apakah
kamu juga merasakan apa yang aku rasa saat ini? My life just for you, I love
you Putri ”. Ya malam itu bagiku sangat melegakan hatiku karna dia masih mencintaiku,
Dan aku balas juga suratnya “ kabarku disini sunguh baik sayang, aku juga
sungguh merindukanmu, ya aku disini akan senantiasa menantimu sayang, Karena
aku juga sungguh mencintaimu. sungguh. ” ya seperi itulah surat yang
diberikannya bahkan setiap 2bulan sekali dia mengirim surat untukku.
4tahun sudah, 21 umurku, aku
sekarang sudah kerja di perkantoran di Jakarta, cintaku pada Aldi sunnguh tidak
terpisahkan aku masih tetap bertahan dengannya dan dia pun sama. dan akhirnya
dia mengirim surat untukku yangke 25 kalinya yang berisi “ cinta, bagaimana
kabarmu di sana? Waaah kayanya tak lama lagi aku akan menikahimu nih, aku sudah
bekerja disini sebagai direktur berusahaan besar cinta, aku sungguh senang, dan
tahun depan aku akan pulang kampungnih, ahahahaaa… aku yakin kamu juga pasti
bahagia kan? Tunggu aku ya, aku pasti menikahimu!!! My life just for you, I
love you Putri. aku sunguh senang sekali waktu membaca surat itu, dan
tentunya aku membalas nya “ kabarku sungguh senang sayang mendengar bahwa kamu
akan kembali dan menikahiku, oh iya aku juga sudah bekerja di perkantoran
sayang, aku akan selalu menunggumu. Cepat-cepat ya… aku benar-benar
merindukanmu ” begitulah balasanku dengan sunguh senang.
2tahun kemudian, kenapa ini?
Kenapa? Sudah dua tahun dia tidak mengirimku surat, yang biasanya 2bulan
sekali, dan kenapa dia tidak pulang juga, kusurati dia tapi dia tak pernah
membalas suratku, apa dia sudah menikah disana? Aku stress memikirkan nya sampai
akhirnya aku tetap bertahan.
Hari itu, dipagi yang cerah itu saat aku masih
tertidur suara bel terus menerus berbunyi, sungguh tidak disangka-sangka aku
membuka pintu dengan penuh kejutan, Ya disana berdiri seorang perempuan, ya
namanya Lisa dia adalah kakak Aldi. Dia bilang “ mungkin ini sungguh tidak adil
untuk hidupmu, tapi kamu harus menerimanya, ikutlah bersamaku untuk melihat dia
sekarang!!!” itulah yang dikatakan Lisa, dan aku hanya bisa mengangguk-angguk
saja, sesampainya di Amerika, aku benar-benar harus menerimanya, mungkin inilah
akhir kisah cintaku, aku terbujur kaku dan memeluk batu Nisan yang telah
menjadi saksi kematiannya, Sungguh menyakitkan diriku, “ Putri ini yang dia
tulis untukmu ” kak Lisa memberikan surat yang ditulis oleh kekasihku sebelum
kekasih ku pergi. Aku membacanya penuh airmata “ cinta, bagaimana kabarmu
disana? Aku sungguh merindukanmu, tapi aku harap kamu tidak bertanya tentang
kabarku ini, maafkan aku, aku sudah tidak kuat menahan penyakitku yang telah
bersarang dari dulu, maafkan aku, maaf maaf mungkin hanya itu yang menjadi kata
terakhirku, Dan jangan pernah kamu anggap aku sudah tak cinta lagi padamu, karena
disana aku akan selalu bersamamamu selamanya, karena MY LIFE JUST FOR YOU,
I LOVE YOU Putri”. Sambil airmata membasahi pipiku, sambil aku peluk
erat batu Nisan yang menjadi saksi matimu, aku ucapkan “ MY LIFE JUST FOR
YOU TOO, I LOVE YOU TOO Aldi ”
mungkin itulah kisah perjalanan
cintaku ku, aku sekarang sudah mempunyai dua anak angkat ku, dan sampai detik
ini aku masih mempertahankan hubunganku, karena aku yakin dia selalu di sisiku.
creation: Qobulludin
twitter: @qobulludin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar